Dewasa
ini, produksi Peti Jenazah mulai menjadi daya tarik tersendiri
di kalangan masyarakat sebagi salah satu profesi menguntungkan dengan tingkat
persaingan rendah. Selain sedikitnya pesaing, produksi Peti
Jenazah juga memiliki tingkat kerugian yang kecil melihat banyaknya
pesanan yang dari tahun ke tahun meningkat berkat beragam relief maupun design
yang semakin berkualitas. Terlebih jika
pemasaran dilakukan dalam kuota lokal maupun internasional. Sebagi contohnya
dari Rumah Produksi kami, Maharani Coffin yang bertempatkan di
Jepara
telah meluaskan daerah pemasaran mulai dari Jepara, Jakarta, Semarang,
Surabaya, Jogjakarta, Sulawesi, dan beberapa negara di Asia. Dari segi kayu
yang kami gunakan antara lain Kayu Jati, Kayu Duren, Bengkirai, dan jenis
lainnya. Dalam produksi, kami biasa menggunakan kayu – kayu pilihan tergantung
pesanan dari client. Kami juga siap memproduksi Peti dengan design konsumen
dalam kapasitas berapapun. Selain kualitas yang kami utamakan, kami juga
mengedepankan kepuasan client dengan siap mengantarkan pesanan maupun
menyimpannya sesuai tempo yang diinginkan konsumen. Dari segi harga, Peti
produksi Maharani Coffin berani menawarkan harga yang bersaing dengan kualitas
terjamin.
Berikut
adalah proses pembuatan Peti Jenazah
mulai dari Proses Pembelahan Kayu hingga Finishing :
1.
PEMILIHAN & PEMBELAHAN KAYU
Kayu yang kami pilih berdasarkan pilihan
client terdiri dari kayu yang berkualitas. Pembelahan kayu sendiri memiliki
ukuran ketebalan yang berkisar antara 4cm hingga 12 cm, kecuali Peti jenis Siupan
yang memiliki ketebalan tertentu. Proses Pembelahan dilakukan dengan
menggunakan gergaji mesin dan alat – alat manual lainnya agar detail Peti
terjaga. Dalam ukuran standar, biasanya ukuran Peti bisa mencapai 206 cm x 60
cm, sedangkan untuk ukuran jumbo bisa mencapai 206 cm x 70 cm. Namun, ukuran
ini masih bisa berubah sesuai keinginan client.
2.
PERAKITAN
Setelah proses Pembelahan, bilah – bilah
kayu yang telah dipilih selanjutnya dirakit dengan menggunakan perekat baik lem
kayu maupun paku baja. Dipilihnya paku baja sebagai perekat karena selain kuat
menahan retaknya kayu juga rapi dalam pemasangannya . Sedangkan lem kayu
digunakan sebagai penempelan bagian – bagian tertentu.



Proses Perakitan
Proses Perakitan
3.
PENGUKIRAN
Sama seperti Proses Pembelahan, Proses
Pengukiran pun masih dikerjakan dengan cara dan alat manual demi menonjolkan
sisi estetika dari handmade. Pengukiran memiliki beberapa cara, ada yang
langsung diukir setelah menjadi rakitan Peti maupun yang diukir dalam bentuk log.
Biasanya, untuk motif relief yang lumayan sulit digunakan pengukiran dalam
bentuk kayu masih log. Jenis relief yang diukir pada sisi – sisi luar Peti
memiliki banyak pilihan, tergantung pada pemesannya. Setiap motif relief
sendiri memiliki banyak peminat sebagai contoh motif naga, 8 Dewa, Bunga,
Burung, Huruf – huruf China, Salib, dan masih banyak lagi. Selain relief, ada
juga ornamen berlapis kuningan dan fiber maupun kayu sebagai pilihan lain
sebagai hiasan luar Peti dengan berbagai bentuk antara lain ornamen dewa –
dewi, malaikat bersayap, tulisan – tulisan china, kayu timbul, dsb.
Proses
Pengukiran pada Peti yang sudah dirakit
Proses
Pengukiran pada Peti dalam bentuk log
Pemasangan ornamen
jenis kayu timbul
4.
FINISHING
Proses terakhir dari pembuatan Peti yaitu
Finishing yang terdiri dari beberapa proses pengamplasan, pewarnaan, hingga
pengkilapan Peti. Setelah hiasan Peti baik dalam bentuk ornamen, relief maupun
gambar dipasang, maka pengamplasan guna memperhalus permukaan Peti dilakukan.
Pengamplasan dikerjakan manual agar hasil amplasan merata dan sempurna. Untuk
pengamplasan pertama dikerjakan dengan amplasan 80 baru kemudian pada
pengamplasan kedua dengan amplasan 160. Selesai dengan pengamplasan, tahap
selanjutnya adalah penyemprotan Peti dengan obat khusus guna mematikan pori –
pori kayu bertujuan agar kayu tidak mudah lapuk maupun dimakan rayap. Selain
itu juga agar proses pewarnaan mudah karena apabila pori – pori kayu masih ada
akan membuat warna Peti berubah atau sulit dikerjakan. Kemudian dilakukan pengamplasan lagi, disusul
dengan proses pewarnaan, lalu di amplas
lagi sebagai penyempurna. Pembuatan Peti benar – benar selesai setelah
penyemprotan bahan pengkilap untuk memperindah Peti dengan hasil yang sempurna.
Proses Pengamplasan
Proses Penyemprotan
Obat Pembunuh Pori – pori
Pewarnaan motif
relief
Beberapa contoh Peti Jenazah di atas hanyalah sebagian dari
design kami, untuk lebih lengkap dan jelasnya hubungi :
Betty Bina
Hari : 085 385 070 070
085
201 151 115
Online
facebook : Alya Ghina
Gmail :
masterjungfx@gmail.com